Terhitung sejak tanggal 10 Oktober 2022, Uji Coba Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai terlihat, meski belum 100 (seratus) persen selesai di bangun. Halte yang di revitalisasi beberapa diantaranya sudah mulai terlihat bentuknya, bangunan 2 (dua) lantai tersebut terlihat seperti Kapal.
Proses Revitalisasi tersebut, meskipun sempat diprotes oleh sejarawan yang bernama JJ Rizal karena menurutnya halte tersebut menutupi pandangan ke arah Patung Selamat Datang, namun pembangunan tetap berjalan.

Sejumlah halte besar Transjakarta yang direvitalisasi adalah Halte Dukuh Atas, Halte Tosari, Halte Bundaran Hotel Indonesia dan Halte Sarinah. 4 (empat) halte lainnya adalah terintegrasi, meliputi Cawang-Cikoko, Kebon Pala, Stasiun Jatinegara 2 (dua), dan Juanda.

Halte Transjakarta yang di revitalisasi, beberapa diantaranya sudah mulai terlihat bentuknya. Bangunan 2 (dua) lantai itu terlihat seperti Kapal. Revitalisasi mulai dilakukan sejak April 2022, artinya masa pengerjaan saat ini sudah memasuki bulan ke 7 (tujuh).
Uji Coba Halte Transjakarta Bundaran HI membawa harapan baru bagi para pengguna moda tersebut. Setidaknya mereka akan merasakan kenyamanan lebih dari sebelumnya. Masyarakat Indonesia pun tentunya berharap agar kedepan pelayanan yang di berikan oleh Pemerintah bukan hanya berbatas sampai disini.
Mengutip laman Kementerian Perhubungan, sejumlah kota di Eropa telah menggratiskan transportasi publiknya. Kebijakan transportasi gratis tersebut diambil sebagai sebuah solusi atas kemacetan. Lebih dari itu, transportasi gratis sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga serta menjaga kelestarian lingkungan.
Baca juga: Revitalisasi Halte Transjakarta












Response (1)