Insecure: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Mengatasinya

Insecure adalah perasaan tidak aman, tidak percaya diri, atau tidak berharga yang dapat mempengaruhi kesejahteraan diri seseorang.

Untung Sudrajad
Ilustrasi Insecure (foto: Bing AI)
Ilustrasi Insecure (foto: Bing AI)

Apa, Mengapa, dan Bagaimana Mengatasi Insecure – Insecure adalah perasaan tidak aman, tidak percaya diri, atau tidak berharga yang muncul akibat adanya perbandingan, kritik, atau penilaian negatif dari diri sendiri atau orang lain. Insecure dapat mempengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, dan kinerja seseorang. Insecure juga dapat menjadi sumber stres, kecemasan, depresi, atau perilaku destruktif.

Baca juga: Nunchi: Mengenali Isyarat Batin dan Menanggapi Emosi dengan Tepat

Jenis Insecure

Insecure dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung pada aspek atau bidang yang menjadi sasaran perasaan tidak aman. Beberapa jenis insecure yang umum adalah:

1. Insecure fisik

Perasaan tidak puas atau malu dengan penampilan fisik, seperti bentuk tubuh, warna kulit, ukuran, atau cacat.

2. Insecure intelektual

Perasaan tidak pintar, tidak berbakat, atau tidak kompeten dalam bidang akademik, profesional, atau kreatif.

3. Insecure sosial

Perasaan tidak disukai, tidak diterima, atau tidak memiliki teman atau pasangan dalam lingkungan sosial.

4. Insecure emosional

Perasaan tidak stabil, tidak bahagia, atau tidak mampu mengendalikan atau mengekspresikan emosi dengan baik.

5. Insecure spiritual

Perasaan tidak memiliki makna, tujuan, atau nilai dalam hidup, atau tidak sejalan dengan keyakinan atau ajaran agama.

Bentuk Insecure

Insecure dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk perilaku, sikap, atau pikiran yang mencerminkan perasaan tidak aman. Beberapa bentuk insecure yang sering terjadi adalah:

1. Perfeksionisme

Keinginan untuk selalu melakukan segala sesuatu dengan sempurna, tanpa kesalahan atau kekurangan, untuk menghindari kritik atau penolakan.

2. Komparasi

Kebiasaan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain, baik secara positif maupun negatif, untuk menilai diri sendiri atau meningkatkan harga diri.

3. Ketergantungan

Ketergantungan yang berlebihan pada orang lain, seperti pasangan, teman, atau keluarga, untuk mendapatkan validasi, dukungan, atau kebahagiaan.

4. Penghindaran

Penghindaran terhadap situasi, orang, atau hal-hal yang menimbulkan perasaan tidak aman, seperti tantangan, konflik, atau kritik.

5. Agresi

Aresi yang ditujukan kepada diri sendiri atau orang lain, seperti menyalahkan, menghina, atau menyakiti, untuk melampiaskan perasaan tidak aman atau menutupi kelemahan.

Aspek Insecure

Insecure dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek yang berkaitan dengan diri sendiri atau lingkungan sekitar. Beberapa aspek yang dapat memicu atau memperkuat insecure adalah:

1. Pengalaman masa lalu

Pengalaman masa lalu yang negatif, seperti trauma, pelecehan, penolakan, atau kegagalan, yang meninggalkan bekas atau luka pada diri seseorang.

2. Pesan internal

Pesan internal yang negatif, seperti pikiran, keyakinan, atau asumsi, yang mengecilkan atau merendahkan diri sendiri atau kemampuan seseorang.

3. Pesan eksternal

Pesan eksternal yang negatif, seperti komentar, saran, atau harapan, yang berasal dari orang lain, seperti orang tua, guru, atasan, atau media, yang menimbulkan tekanan atau standar yang tidak realistis.

4. Situasi saat ini

Situasi saat ini yang menantang, seperti perubahan, krisis, atau persaingan, yang menimbulkan ketidakpastian, ketakutan, atau ancaman bagi diri seseorang.

Gejala atau Tanda -Tanda Insecure

Insecure dapat menimbulkan gejala atau tanda-tanda yang dapat dikenali dari perilaku, emosi, atau kesehatan seseorang. Beberapa gejala atau tanda-tanda insecure yang umum adalah:

1. Rendahnya harga diri

Rendahnya harga diri adalah penilaian negatif terhadap diri sendiri, yang ditunjukkan dengan kurangnya kepercayaan, penghargaan, atau rasa hormat terhadap diri sendiri.

2. Kurangnya kebahagiaan

Kurangnya kebahagiaan adalah ketiadaan atau kekurangan perasaan senang, puas, atau bersemangat dalam hidup, yang ditunjukkan dengan seringnya merasa bosan, hampa, atau tidak berarti.

3. Kecemasan

Kecemasan adalah perasaan khawatir, takut, atau gelisah yang berlebihan atau tidak rasional, yang ditunjukkan dengan sulitnya rileks, fokus, atau tidur.

4. Depresi

Depresi adalah gangguan mood yang ditandai dengan perasaan sedih, putus asa, atau tidak berdaya yang berlangsung lama atau berulang, yang ditunjukkan dengan hilangnya minat, motivasi, atau energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

5. Perilaku destruktif

Perilaku destruktif adalah perilaku yang merugikan diri sendiri atau orang lain, seperti merokok, minum alkohol, mengonsumsi narkoba, berjudi, atau melakukan kekerasan, yang ditunjukkan dengan kurangnya kontrol, tanggung jawab, atau akuntabilitas.

Faktor Penyebab Insecure

Insecure dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda-beda untuk setiap individu. Namun, secara umum, faktor penyebab insecure dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu faktor internal.

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, seperti kepribadian, temperamen, atau genetika, yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, atau bertindak. Beberapa faktor internal yang dapat menyebabkan insecure adalah:

1. Perasaan kesepian

Perasaan kesepian adalah ketiadaan atau kekurangan hubungan sosial yang berkualitas, yang dapat menimbulkan rasa tidak dihargai, tidak dicintai, atau tidak memiliki arti.

2. Membanding-bandingkan diri dengan orang lain

Membanding-bandingkan diri dengan orang lain adalah kebiasaan untuk mengukur diri sendiri berdasarkan standar, prestasi, atau penampilan orang lain, yang dapat menimbulkan rasa iri, minder, atau tidak puas.

3. Sifat perfeksionis

Sifat perfeksionis adalah keinginan untuk selalu melakukan segala sesuatu dengan sempurna, tanpa kesalahan atau kekurangan, yang dapat menimbulkan rasa stres, takut gagal, atau tidak mampu.

4. Kecemasan dan takut bersosialisasi

Kecemasan dan takut bersosialisasi adalah perasaan khawatir, takut, atau gelisah yang berlebihan atau tidak rasional ketika berinteraksi dengan orang lain, yang dapat menimbulkan rasa malu, canggung, atau terisolasi.

5. Overthinking

Overthinking adalah proses berpikir yang terlalu banyak, terlalu lama, atau terlalu rumit, yang dapat menimbulkan rasa bingung, ragu, atau negatif.

6. Faktor eksternal

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri seseorang, seperti lingkungan, budaya, atau sosial, yang mempengaruhi kondisi, situasi, atau pengalaman seseorang. Beberapa faktor eksternal yang dapat menyebabkan insecure adalah:

Perlakuan overprotective

Hal ini merupakan perlakuan yang terlalu melindungi, mengontrol, atau membatasi diri seseorang, yang dapat berasal dari orang tua, pasangan, atau orang lain, yang dapat menimbulkan rasa tidak mandiri, tidak bebas, atau tidak berdaya.

Perlakuan dibanding-bandingkan

Perlakuan yang sering membandingkan diri seseorang dengan orang lain, baik secara positif maupun negatif, yang dapat berasal dari orang tua, guru, atasan, atau orang lain, yang dapat menimbulkan rasa iri, minder, atau tidak puas.

Penolakan dari orang lain

Penolakan dari orang lain adalah situasi di mana seseorang tidak diterima, tidak diakui, atau tidak dihargai oleh orang lain, seperti lamaran pekerjaan tidak diterima atau pernyataan cinta ditolak, yang dapat menimbulkan rasa sedih, marah, atau tidak berharga.

Trauma masa lalu

Trauma masa lalu adalah pengalaman negatif yang dialami seseorang di masa lalu, seperti pelecehan, kekerasan, atau kehilangan, yang meninggalkan bekas atau luka pada diri seseorang, yang dapat menimbulkan rasa takut, cemas, atau tidak percaya.

Kegagalan dalam pendidikan atau pekerjaan

Kegagalan dalam pendidikan atau pekerjaan adalah situasi di mana seseorang tidak dapat mencapai tujuan, harapan, atau standar yang diinginkan dalam bidang akademik, profesional, atau kreatif, seperti nilai jelek atau batal dipromosikan, yang dapat menimbulkan rasa frustrasi, malu, atau tidak kompeten.

Tekanan dari orang tua

Tekanan dari orang tua adalah situasi di mana seseorang mendapat harapan, tuntutan, atau kritik yang berlebihan atau tidak realistis dari orang tua, seperti dibentak ketika melakukan kesalahan atau diminta untuk menjadi yang terbaik, yang dapat menimbulkan rasa stres, takut, atau tidak memenuhi.

Tip Menangani Insecure

Insecure dapat diatasi dengan cara yang sehat dan efektif, jika seseorang mau berusaha dan berubah. Beberapa tip yang dapat membantu seseorang mengatasi insecure adalah:

1. Menerima diri sendiri

menerima diri sendiri adalah sikap menghargai dan menyayangi diri sendiri apa adanya, tanpa membandingkan, mengkritik, atau menyesali diri sendiri.

2. Mengembangkan diri sendiri

mengembangkan diri sendiri adalah proses belajar dan meningkatkan kemampuan, keterampilan, atau pengetahuan diri sendiri, untuk mencapai potensi, tujuan, atau impian diri sendiri.

3. Bersikap positif

bersikap positif adalah cara berpikir, merasakan, atau bertindak yang optimis, konstruktif, atau solutif, yang dapat menghasilkan dampak, hasil, atau manfaat yang baik bagi diri sendiri atau orang lain.

4. Mencari dukungan

mencari dukungan adalah tindakan meminta atau menerima bantuan, saran, atau nasihat dari orang lain, seperti keluarga, teman, atau profesional, yang dapat memberikan empati, pengertian, atau solusi bagi permasalahan diri sendiri.

5. Menghadapi tantangan

Menghadapi tantangan adalah sikap mengambil risiko, mencoba hal baru, atau keluar dari zona nyaman, yang dapat memberikan pengalaman, pelajaran, atau kesempatan yang berharga bagi diri sendiri.

Insecure adalah perasaan tidak aman, tidak percaya diri, atau tidak berharga yang dapat mempengaruhi kesejahteraan diri seseorang. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal atau eksternal, dan dapat bermanifestasi dalam berbagai jenis, bentuk, aspek, atau gejala. Selain itu insecure dapat diatasi dengan cara yang sehat dan efektif dengan mengikuti beberapa tips diatas. Namun jika tidak mampu mengatasinya secara mandiri tidak perlu malu untuk menghubungi professional seperti psikolog atau psikiater.

Referensi:

https://www.kajianpustaka.com/2023/11/insecure.html
https://blogunik.com/penyebab-insecure-dan-cara-terbaik-mengatasinya/
https://www.gramedia.com/best-seller/insecure/
https://hellosehat.com/mental/insecure/




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *