Perseteruan Gibraltar: Titik Panas Anglo-Spanyol

Rusdi Ngarpan
Gibraltar (Foto: earthobservatory.nasa.gov)
Gibraltar (Foto: earthobservatory.nasa.gov)

 

Perseteruan Gibraltar: Titik Panas Anglo-Spanyol – Pernahkah pembaca Suara Kreatif mengetahui nama Gibraltar? Penulis yakin jika pembaca sebagian mengetahui Gibraltar. Terletak di Semenanjung Iberia paling selatan dan menjadi pintu masuk menuju Laut Mediterania menjadikan Gibraltar sangat penting bagi dunia kelautan dan vital dalam hubungan perdagangan jalur laut.

Pentingnya wilayah yang berbatasan langsung dengan Andalusia, Spanyol menjadikan berbagai bangsa ingin menguasainya. Saat ini, Gibraltar adalah wilayah seberang lautan Inggris Raya dan membuat Spanyol mencoba klaim atas Gibraltar. Ini tidak lepas dari penguasaan Gibraltar oleh Inggris dalam Perang Suksesi Spanyol. Akibatnya, Spanyol pun mengkalim Gibraltar menjadi wilayahnya dan ini membuat hubungan Spanyol dan Inggris kadang tegang.

Apa hal unik dari Gibraltar yang layak diketahui pembaca? Yuk kita simak penjelasan berikut ini.

Baca juga: Mozambik Bergejolak: Sengketa Pemilu Picu Kerusuhan

1. Letak Wilayah Gibraltar

Wilayah Gibraltar terletak di ujung selatan Semenanjung Iberia dan menjadi pintu masuk menuju Laut Mediterania. Semenanjung Iberia terdapat negara Spanyol dan Portugal. Tanah genting Gibraltar sangat dekat Bemua Afrika yang terpisah dengan selat kecil yakni Selat Gibraltar.

2. Asal Nama Gibraltar

Gibraltar merupakan bahasa Spanyol berasal dari nama Arab yakni Jabal At Tariq yang artinya Gunung Tariq atau Pegunungan Tariq. Hal ini mengacu pada formasi geologi Batu Gibraltar yang diberi nama sesuai jendral Umayyah Bangsa Moor yakni Tariq bin Ziyad. Tariq memimpin pasukan bangsa Moor menyerbu Iberia tahun 711 masehi di bawah Khalifah Umayyah Al Walid I. Sebelumnya pegunungan Mont Calpe.

3. Ikon Batu Gibraltar

Batu Gibraltar merupakan markah tanah paling menarik di Gibraltar. Batu Gibraltar memiliki nama lain yakni Pilar Herkules, Montis Calpe dari bahasa Latin, dan Batu Jabal Tariq. Jabal Tariq berasal dari nama bangsa Moor yakni Tariq bin Ziyad.

4. Luas, Semboyan dan Lagu Nasional

Giraltar memiliki luas 6,8 kilometer persegi dan berbatasan darat dengan Andalusia, Spanyol. Semboyannya ialah Montis Insignia Calpe atau Lencana Batu Gibraltar. Lagu kebangsaannya God Save the King, sama dengan negara Inggris karena Gibraltar merupakan wilayah seberang lautan dari Inggris Raya. Lagu nasionalnya Gibraltar Anthem.

5. Hari Besar Gibraltar

Gibraltar memiliki populasi 34.003 jiwa dan memiliki hari nasional tanggal 10 September sebagai hari referendum pertama tahun 1967. Inggris menguasai Gibraltar dalam Perang Suksesi Spanyol di tahun 1704 dan disahkan dalam perjanjian Utrecht tanggal 11 April 1713.

6. Pangkalan Utama Angkatan Laut Inggris

Gibraltar dikuasai Inggris sejak 1704 dan hingga kini menjadi wilayah seberang lautan dari Inggris Raya. Wilayah ini penting dalam dunia pelayaran laut dan perdagangan internasional. Ini tidak terlepas dari adanya Selat Gibraltar yang memisahkan Benua Eropa dan Benua Afrika. Selat itu juga menghubungkan Samudera Atlantik dan Laut Mediterania. Pentingnya wilayah Gibraltar, Inggris menempatkan pasukan Angkatan Lautnya di sini dalam jumlah besar dan menjadikannya sebagai pangkalan utama Angkatan Laut Inggris.

7. Sumber Perseteruan Inggris dan Spanyol

Gibraltar sebagai wilayah yang strategis pernah dikuasai berbagai bangsa di Eropa. Mulai dari kisah Herkules dari Yunani dan Romawi, bangsa Funisia atau Carthago dan Romawi mendirikan pemukiman di Gibraltar. Setelah kekaisaran Romawi hancur, Gibraltar dikuasai bangsa Vandal dan akhirnya menjadi bagian kerajaan Visigoth di Hispania hingga Semenanjung Iberia ditaklukan bangsa Moor tahun 711 Masehi.

Setelah Semenanjung Iberia dikuasai bangsa Spanyol, Gibraltar juga masuk wilayah Spanyol karena berbatasan dengan Andalusia. Saat terjadi Perang Suksesi Spanyol tahun 1701 sampai 1714, Spanyol banyak kehilangan wilayahnya yakni Belanda Spanyol, Milan, Napoli, Sardinia, Sisilia serta Gibraltar. Gibraltar menjadi wilayah Inggris yang dikukuhkan dalam Perjanjian Utrecht tahun 1713.

Namun, tahun 1969 saat Jendral Franco berkuasa di Spanyol, mengklaim Gibraltar sebagai wilayah Spanyol. Ini membuat Inggris meradang dan menolak klaim tersebut. Saling klaim atas kedaulatan Gibraltar tersebut menjadikan hubungan Spanyol dan Inggris tidak harmonis. Perseteruan Gibraltar ini masih berlangsung hingga kini.

8. Referendum Gibraltar

Karena klaim Jendral Francisco Franco atas Gibraltar, rakyat Gibraltar mengadakan referendum. Referendum Gibraltar terjadi dua kali yakni tahun 1967 dan 2002. Referendum pertama biasa disebut referendum kedaulatan pertama Gibraltar dilakukan tangga 10 September 1967.

Saat referendum 1967 ini penduduk Gibraltar ditanya apakah mereka ingin dalam kedaulatan Spanyol dengan mempertahankan kewarganegaraan Britania Raya dan status istimewa untuk Gibraltar dalam pemerintahan Spanyol atau tetap dalam kedaulatan Britania Raya dengan pemerintahan sendiri.

Penduduk Gibraltar yang berjumlah 12.237 jiwa memberikan suara 12.138 memilih tetap di bawah Inggris Raya dengan pemerintahan sendiri, 44 suara bergabung dengan Spanyol dan 55 suara rusak. Tanggal referendum 1967 yakni 10 September ditetapkan sebagai hari nasional Gibraltar.

Referendum kedua terjadi tahun 2002. Tepatnya tanggal 7 November 2002 untuk menetapkan kedaulatan bersama atas Gibraltar oleh Inggris dan Spanyol. Hasilnya terjadi penolakan atas proposal tersebut.

Sebanyak 18.087 suara menolak proposal kedaulatan bersama Inggris dan Spanyol, 187 setuju penyatuan dan suara tidak sah 89. Akhir referendum menunjukkan bahwa hasil kemauan rakyat Gibraltar menolak kedaulatan bersama.

Demikian, hal-hal unik tentang Gibraltar yang jadi pusat perseteruan Inggris dan Spanyol. Semoga menambah informasi, bermanfaat dan salam literasi.

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Gibraltar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *