News, Opini  

Pengecekan “Rip Current” di Pantai Selatan Yogyakarta

Ilmu Pemetaan Membantu Mendeteksi Rip Current di Pantai Selatan Gunung Kidul Yogyakarta

Nurul Salsabila
rip current
ilustrasi bentuk pengecekan pergerakan arus rip current menggunakan cairan ramah lingkungan untuk pemetaan (foto : radar kediri)

Selasa, 28 Januari 2025 – terdapat belasan wisatawan SMP N 7 Mojokerto terseret arus rip current di Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta. Arus rip current memang terkenal dengan kekuatan menghantam dan mengambil pergi pada gulungan yang dilewati nya. Banyak dari korban yang yang terseret arus tidak dapat keluar dari arus rip current ini, bahkan sekalipun dia adalah perenang handal. Hal inilah terkadang membuat orang berfikir dua kali untuk menyelamatkan orang yang terseret arus rip current.

Pantai Selatan

Pantai Selatan Yogyakarta ini memang terkenal akan kekuatan ombak yang sangat besar. Tidak sedikit dari pantai yang melekat dengan legenda Nyi Roro Kidul ini menelan banyak nyawa. Padahal, jika dikaji dengan ilmu ilmiah semua kecelakaan laut yang terjadi di pantai selatan ada penjelasannya. Seperti tidak diperbolehkannya memakai pakaian hijau di area pantai. Hal ini disebabkan karena warna alga yang ada di pantai selatan berwarna hijau kegelapan. Jika wisatawan melakukan kegiatan seperti mandi-mandi sulit ditemukan jika terseret arus karena menyatu dengan warna alga dan warna laut. Selain itu, larangan berkegiatan di area pantai tidak lain supaya tidak terseret arus ganas yang ada di pantai. Siapa yang tidak tau bagaimana ganas nya pantai selatan ini bukan. Tidak lain penyebabnya karena berbatasan langsung dengan samudera hindia sang laut lepas.

Rip Current

Secara sederhana, rip current dapat dimaknai sebagai pecah nya gelombang laut yang kuat dan di lepaskan ke area pantai (arus retas). Sayangnya banyak dari wisatawan tidak mengetahui bagaimana bentuk dari arus rip current ini. Hal ini disebabkan karena bentuk arus yang terlihat tenang, namun sebenarnya memiliki kekuatan membawa yang kuat. Fenomena ini sebenarnya adalah ancaman serius bagi pemerintah dan pihak pengelola pantai. Mungkin saja, semua kecelakaan yang terjadi di arus pantai selatan yang selama ini terjadi disebabkan oleh arus rip current ini. Salah satu bentuk rip current yang mudah di lihat yaitu, bahwa arus nya dapat cepat menyeret ke tengah laut. Dengan sudah banyaknya kasus wisatawan yang terseret arus, perlu untuk dibuatkan palang perhatian kepada wisatawan agar mereka dapat waspada terhadap arus kuat ini.

Peran Pemetaan

Salah satu fungsi dari pemetaan yaitu dapat mendeteksi pergerakan arus rip current. Sebelumnya pemetaan dapat menggunaan satelit untuk melihat pergerakan arus. Namun untuk mendeteksi kecepatan arus, diperlukan adanya suatu benda untuk melihat berapa menit dia dapat dibawa sampai ke tengah laut. Beberapa waktu lalu, dosen Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada melakukan penelitian arus retas. Penelitian ini dilakukan dengan menumpahkan cairan ramah lingkungan untuk memetakan arus retas. Dengan adanya pemetaan kita dapat mengidentifikasi area-area berbahaya, sehingga wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan di area tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa, ilmu pemetaan sangat membantu dalam menanggulangi kecelakaan laut. Selain itu juga menunjukkan bahwa pemetaan tidak selamanya tentang daratan saja, namun juga dapat digunakan untuk hal seperti ini.

 

Referensi :

https://yogyakarta.kompas.com/read/2025/01/29/150207378/rip-current-paling-berbahaya-ada-di-pantai-drini?page=all

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *