Pengen Kaya Tujuh Turunan? Belajar Strategi Bisnis dari Keluarga Hermès

arum ka
strategi bisnis hermes

Siapa yang tidak ingin memiliki kekayaan yang bisa dinikmati hingga anak cucu? Membangun kekayaan sama beratnya dengan mempertahankannya agar dapat bertahan lintas generasi.

Salah satu contoh yang sering dijadikan inspirasi adalah keluarga Hermès. Berawal dari bengkel pembuat pelana kuda pada 1837, Hermès berkembang menjadi salah satu merek mewah paling bernilai di dunia.

Menariknya, keluarga pendirinya masih memiliki peran penting dalam perusahaan hingga saat ini. Apa yang membuat bisnis keluarga ini mampu bertahan selama hampir dua abad?

Tidak Mudah Melepas Kendali atas Bisnis

Salah satu kekuatan terbesar Hermès adalah kemampuannya mempertahankan kepemilikan keluarga. 

Ketika perusahaan lain berusaha mengakuisisi saham Hermès beberapa tahun lalu, keluarga pemilik justru memperkuat kerja sama dengan menyatukan sebagian besar kepemilikan saham mereka.

Langkah tersebut membantu keluarga tetap memiliki kendali atas arah perusahaan. Keputusan bisnis dapat diambil berdasarkan visi jangka panjang, bukan hanya keuntungan sesaat atau tekanan dari pihak luar.

Mengutamakan Kualitas daripada Pertumbuhan Cepat

Di tengah persaingan industri fashion yang bergerak sangat cepat, Hermès memilih jalan yang berbeda. Perusahaan tidak mengejar produksi massal demi meningkatkan penjualan. 

Mereka tetap mempertahankan standar kualitas tinggi dan proses pengerjaan yang membutuhkan waktu lebih lama. Strategi ini memang membuat produk Hermès lebih eksklusif dan menjaga nilai mereknya tetap tinggi. 

Bagi keluarga pemilik, membangun reputasi yang bertahan puluhan tahun jauh lebih penting daripada mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

Menyiapkan Generasi Penerus

Banyak bisnis keluarga menghadapi tantangan ketika memasuki proses pergantian kepemimpinan. Hermès menunjukkan bahwa regenerasi tidak bisa dilakukan secara mendadak. 

Setiap generasi dipersiapkan secara bertahap agar memahami nilai, budaya, dan visi perusahaan sebelum memegang tanggung jawab yang lebih besar.

Pendekatan ini membantu menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mengurangi risiko perubahan arah perusahaan setiap kali terjadi pergantian pemimpin.

Pelajaran untuk Bisnis Keluarga

Tidak semua bisnis keluarga harus menjadi perusahaan global seperti Hermès. Namun, ada beberapa pelajaran yang bisa diterapkan oleh bisnis dalam skala apa pun.

Pertama, pikirkan keberlangsungan bisnis sejak awal, bukan hanya cara meningkatkan penjualan. 

Kedua, bangun visi jangka panjang yang dapat dipahami oleh seluruh anggota keluarga. 

Ketiga, siapkan regenerasi lebih dini agar proses suksesi tidak menimbulkan konflik ketika waktunya tiba.

Semakin besar bisnis berkembang dan semakin banyak anggota keluarga yang terlibat, semakin penting pula memiliki aturan yang jelas mengenai peran, tanggung jawab, dan cara mengambil keputusan.

Kesimpulan

Kesuksesan Hermès bukan hanya berasal dari produk mewah yang mereka hasilkan. Kemampuan menjaga bisnis tetap solid selama beberapa generasi. 

Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis keluarga tidak cukup bergantung pada produk atau keuntungan semata, melainkan juga pada tata kelola yang baik.

Jika ingin membangun bisnis yang mampu bertahan hingga generasi berikutnya, penting untuk mulai memahami konsep family governance

Struktur tata kelola yang jelas membantu keluarga menyelaraskan kepentingan bisnis dan hubungan antaranggota keluarga, sehingga peluang bisnis untuk terus berkembang dalam jangka panjang menjadi lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *